Pages

Tuesday, August 13, 2019

Mixer Digital atau Mixer Analog? Pilih mana ?

       Apa yang membuat kita memilih menggunakan mixer digital atau analog,yang paling utama menurut saya adalah Harga mixer dan Kebutuhan di dalam penggunaannya.Apabila hanya untuk keperluan yang tidak membutuhkan channel mixer yang banyak,hanya untuk keperluan yang butuh 2 channel untuk microfon 1 channel untuk input musik ya kita pakai aja analog..gak perlu mixer digital.Untuk lebih singkatnya kita bahas perbedaan antara mixer digital dan mixer analog,sebagai berikut :

1.Mixer Digital dari segi harga lebih mahal dibanding mixer analog.
yang pertama kita tidak perlu  bahas.yang jelas sudah pada tahu semua.,he...he....

2.Mixer Digital ada Latency (Delay) sedangkan Mixer analog No Latency.
Apa yang menyebabkan mixer digital ada latency.?Di dalam mixer digital ada ADC ( Analog digital converter) dan DAC ( Digital analog converter ) disini yang menjadikan proses didalam mixer digital menjadi ada latency karena akan diperlukan waktu saat channel mixer mendapat input yang berupa signal analog dari microfon atau alat musik yang akan dirubah dulu menjadi signal digital,setelah melalui proses signal digital akan dirubah lagi oleh DAC dari signal digital menjadi signal analog yang di keluarkan di output mixer.Sebagai contoh ini adalah diagram dari sebuah mixer digital yang memperlihatkan adanya blog ADC di bagian input,dan DAC dibagian output,ini adalah contoh diagram di mixer digital :
Block Diagram mixer digital
Block Diagram Input mixer Digital Topp Pro T2208 

Block Diagram mixer digital
Block Diagram Output Topp Pro T2208

3.Mixer Digital bisa save dan recall program,pada mixer analog tidak ada.
Untuk setting live sound biasa sebelum acara baik Dangdut atau Band atau acara yang lain, biasa akan melakukan cek sound sebelum acara dimulai.Di sini Sound Engeener atau lebih tepatnya Operator mixer akan setting audio sampai mendapatkan suara yang pas dan ideal (kata wong jowo suara joss, mantap,jedug,jegler...ha..ha..),sehingga pada saat pertunjukan soundsystem sudah dalam keadaan siap/ready.Di sini letak kelebihan mixer Digital di banding mixer analog,selesai setting mixer digital tinggal SAVE,sebaiknya bikin BACKUP program settingan.Apabila pertunjukan ada 2 atau 3 Band / Group tinggal save settingan,pas acara tinggal sesuaikan settingan sesuai band nya Recall programnya,,Beres.Coba kita bayangkan apabila menggunakan mixer analog,,betapa repotnya kita..Ammpiuun.

4.Mixer Digital sudah include DSP control,Mixer Analog kita mesti siapkan rack lagi untuk accesories tambahan seperti Compressor,Gate,Effect dan EQ untuk monitor.
Memang kalo dilihat dari harga selisihnya mungkin terlihat mahal untuk mixer digital,tapi kita dapat sudah package.Bila kita menggunakan mixer analog berapa biaya yang kita keluarkan untuk beli alat lagi contoh Mic Drum 1 Kit 8 microfon kita harus beli Gate 4 Channel 2 unit hanya untuk group Drum.Sedangkan untuk mixer digital di setiap channel,Auxiliry,Main Out sudah ada plugin yang kita butuhkan,seperti :

Effect mixer Digital
 Effect sudah bisa pakai di setiap Channel

Compressor Limiter

Gate Mixer Digital
Gate

Dan di setiap output auxiliry sudah ada grafik EQ 1/3 oktaf

GEQ Mixer Digital

GEQ Auxiliry

5.Mixer Digital mempunyai DCA (Digital Controll Amplifier) yang lebih Baik menurut "Saya" dibandingkan dengan Group pada Mixer Analog.
Di mixer analog misalkan Soundcraft 32 channel biasanya ada 4 group yang dalam fungsinya biasanya group 1-2 tombolnya dijadikan satu kesatuan walaupun fader groupnya terpisah.jadi groupnya kemungkinan besar hanya Group 1-2 untuk alat music,sedangkan di Group 3-4 untuk Vocal.Berbeda dengan mixer digital yang biasanya untuk mixer 16 channel ke atas biasanya memiliki 6 DCA.Kita bisa membaginya lebih spesifik dalam pembagian di DCA contoh 1 set Drum pada DCA 1,Kendang&Tak serta gitar Bass di DCA2,Gitar Melody dan Gitar Rhythm pada DCA 3,Keyboard dan string serta suling pada DCA 4,Dan yang pada DCA 5 kita bisa masukkan semua alat musik pada DCA ini untuk kontrol seluruh suara musik,Terakhir DCA 6 untuk Vocal dan backing vocal.Contoh saat mixing live apabila gitar suara kurang kita gak perlu naikkan fader channel gitar,kita cukup naikkan pada DCA 3 maka gitar suara akan naik.Yang lebih hebat lagi apabila musik mix nya sudah pass tapi dengan vocal kurang naik maka kita hanya menaikkan DCA 5 maka musik akan naik,tanpa harus naikkan satu persatu DCA 1-4.
Contoh Group pada mixer Analog :

Fader Group pada mixer analog
Fader Group Mixer dan Main Out Mixer Analog

Sedangkan ini adalah contoh DCA (Digital Controll Amplifier) pada mixer digital :
DCA Mixer Digital

Tuesday, July 30, 2019

Rapsody Restaurant System

     Untuk para owner resto,maupun investor di bidang kuliner khususnya restoran,cafe maupun food court.Rapsody telah membuat sebuah system yang terintegrasi secara utuh antara kasir,kitchen,bar,waiter / waitres,akunting,manager dan owner dengan memanfaatkan teknologi tablet android / ipad dan internet.
Rapsody restoran system dapat diterapkan untuk cafe,restoran juga untuk food court.Sebelum saya jelaskan kelebihan dari system kami,ada baiknya anda bisa lihat bagan atau topology dari system kami,:



software restoran system

Kelebihan dari rapsody restaurant system adalah :

1.Pesanan akan lebih cepat sampai
Dengan menggunakan tablet waiter tidak perlu berjalan terlalu jauh untuk memberikan
pesanan kepada bagian dapur/bar.
Waiter tinggal memasukkan mengetikkan pesanan lewat tablet, tablet akan mengirimkan
data makanan ke dapur dan data minuman ke bar dalam keadaan tercetak melalui printer.


2.Tidak ada pesanan tidak tertagih,karena lupa dimasukkan oleh Kasir
Pada sistem konvensional, kasir harus mengetikkan semua pesanan ketika tamu mau
membayar. Ada kalanya ketika sedang ramai, kasir bisa saja lupa mengetikkan beberapa
item menu sehingga merugikan perusahaan.
Dengan Rapsody Restaurant System, tidak ada menu yang terlupakan. Ketika waiter
mengirimkan pesanan ke dapur/bar, secara otomatis pesanan itu juga masuk ke komputer
kasir. Kasir hanya perlu mencetak bill saja ketika tamu akan membayar.



3.Menghemat tenaga waiter / waitres
Karena waiter tidak perlu lagi berjalan bolak-balik antara meja tamu dan dapur/bar, maka
perusahaan dapat mengurangi/mengalihkan tenaga waiter. Setelah waiter melayani meja
1 dan mengirim pesanan melalui tablet, waiter tersebut dapat langsung melayani meja
berikutnya.


4.Dapat mencetak Table Checker 

Printer yang digunakan di dapur/bar adalah tipe dot matrix yang dapat mencetak rangkap.
Biasanya kertas yang digunakan adalah rangkap 3.
1 rangkap untuk koki/bartender, 1 rangkap untuk kasir, serta 1 rangkapnya diletakkan di
meja tamu sebagai table checker. Table checker berguna untuk memastikan semua
pesanan tamu sudah diantar.


5.Dapat melakukan control stock 
Rapsody Restaurant System dapat mengurangi stok untuk setiap menu yang keluar, serta
menambah stok ketika perusahaan melakukan purchasing/belanja. Dengan demikian,
perusahaan dapat melakukan reorder apabila menu-menu
fast moving sudah hampir habis
stoknya. Selain itu, perusahaan dapat mencegah kerugian akibat kebocoran stock.


6.Dapat memasukkan menu built-up 
Menu built-up adalah menu yang terdiri dari banyak komponen, seperti paket.
Misalnya paket A terdiri dari 3 botol Guinnes dan 5 kaleng Coca Cola.
Setiap penginputan penjualan 1 paket A, sistem dapat mengurangi stok Guinnes dan Coca
Cola secara otomatis.


7.Dapat melakukan cost control 
Rapsody Restaurant System dapat merekapitulasi menu-menu apa saja yang laris,
sehingga perusahaan dapat melakukan purchasing/belanja secara tepat


8.Manager/Owner dapat melakukan monitoring melalui internet
Manager/owner dapat mengakses laporan realtime restoran, misalnya:
a. jumlah meja yang terjual sejak pembukaan
b. omzet yang terjual sejak pembukaan
c. berapa meja yang sedang makan saat ini


Untuk hardware komputer tidak harus menggunakan spesifikasi yang tinggi,PC server minimal coreI5,Mainboard gigabyte dengan RAM 4Gb,Harddisk kita rekomendasi menggunakan SSD 120Gb dan yang lebih efisien untuk server, Rapsody menggunakan OS Linux sehingga owner tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk pembelian licency OS untuk server.Dan untuk PC kasir atau POS client cukup dengan PC Dual core,mainboard Gigabyte dengan RAM 2Gb serta harddisk SSD 120 Gb.Untuk printer bisa menggunakan epson dan access point Unify.Apabila menggunakan tablet untuk order waiter / waitres kami merekomendasikan Lenovo / Asus /Advan 7 inch.

Sebagai pertimbangan system kami,anda bisa melihat screenshoot rapsody restaurant system sebagai berikut :

POS restoran


Tampilan menu program menggunakan PC

POS restoran menggunakan tablet
Tampilan menu program menggunakan Tablet